Musholah Tempo Doloe
Ver Detalle
Sebuah mushalah kampung berarsitektur kuno dengan dinding batu kuning-abu berdiri di antara rumah-rumah tua berpagar, pohon flamboyan merah yang sedang berbunga lebat di kanan mempertegas musim yang hangat. Jemuran warna-warni — merah, kuning, biru — menggantung di kiri, dua ayam hitam berjalan di halaman berair, dua sosok kecil tampak di kejauhan. Teknik impasto yang kaya menciptakan tekstur yang mengingatkan pada lapisan-lapisan sejarah yang menempel di dinding batu itu. Musholah Tempo Doloe adalah nostalgia yang terasa di dada — bukan nostalgia untuk masa lalu yang ideal, tapi untuk kesederhanaan dan keakraban yang kita tinggalkan tanpa sempat berpamitan. Karya lansekap urban realis impresif ini adalah dokumen visual tentang kampung Indonesia yang perlahan menghilang.
Consultar sobre artículo