Pangeran Diponegoro Memimpin Pertempuran
Ver Detalle
Lukisan ini menggambarkan keberanian dan kepemimpinan gagah berani Pangeran Diponegoro saat memimpin rakyatnya dalam Perang Jawa (1825–1830). Dalam balutan jubah dan sorban putih yang berkibar, Sang Pangeran tampak perkasa menunggangi kuda hitam kesayangannya, Kyai Gita, yang meringkik tangguh di tengah kobaran api dan kobar semangat perjuangan.
Satu tangannya memegang kendali kuda dengan kokoh sambil menyematkan keris di pinggang, sedangkan tangan lainnya menunjuk ke depan—menyimbolkan komando perjuangan pantang menyerah demi membebaskan tanah air dari penjajahan. Latar belakang dengan nuansa warna bara api yang membara semakin mempertegas atmosfer pertempuran yang sengit, dramatis, dan penuh keberanian. Karya kepahlawanan bergaya realisme-romantis yang diadaptasi dari karya maestro Basoeki Abdullah ini diproduksi kembali oleh Shoez pada tahun 2026.
Consultar sobre artículo